Yogyakarta, 9 April 2026 – Dalam sebuah sesi perkuliahan yang berlangsung interaktif, Prof. Dr. Ir. Budi Prasetyo Widyobroto, DESS., DEA. memaparkan materi krusial mengenai urgensi manajemen sistem sumber daya manusia dalam ekosistem informasi akademik kampus. Beliau menekankan bahwa tata kelola SDM yang modern tidak lagi bisa dilepaskan dari peran teknologi informasi yang terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan institusi. Suasana kelas Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (MMPT) UGM ini menjadi hidup melalui berbagai contoh penerapan nyata yang sering ditemui dalam dinamika pengelolaan perguruan tinggi saat ini. Para mahasiswa diajak untuk melihat bagaimana sistem informasi bukan sekadar alat administratif, melainkan instrumen strategis bagi kemajuan lembaga. Seluruh rangkaian pemaparan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai pentingnya efisiensi dalam pengelolaan aset manusia di dunia pendidikan.
Innovation
Yogyakarta, 26 Februari 2026 – Industri tekstil merupakan sektor yang tidak lekang oleh waktu, namun realita ini tidak selalu berbanding lurus dengan minat generasi muda untuk mendalaminya. Fenomena inilah yang melatarbelakangi Candrika Nirajani Averdawati, mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (MMPT) Sekolah Pascasarjana UGM, untuk membedah efektivitas strategi promosi sebuah Program Studi Rekayasa Tekstil di salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) di Yogyakarta.
Melalui Seminar Hasil Tesis berjudul “Efektivitas Indikator Strategi Promosi sebagai Faktor Penentu dalam Pemilihan Universitas: Studi Kasus Program Studi Rekayasa Tekstil”, Candrika memaparkan temuan risetnya secara komprehensif di hadapan dewan penguji.
Yogyakarta, 6 Februari 2026 – Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (MMPT) Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan seminar proposal tesis yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada pukul 08.00 WIB. Dalam kesempatan ini, Auliya Putri Lestari, mahasiswa aktif MMPT, mempresentasikan rancangan penelitiannya yang berjudul “Peran Dukungan Organisasi, Self-Efficacy Akademik, dan Gaya Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Dosen CPNS dengan Work Engagement sebagai Mediator di UIN Sunan Ampel Surabaya”. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa aktif serta dua dosen pembimbing, yaitu Dr. Ratminto, M.Pol.Admin dan Dr. Sumaryono, M.Si., Psikolog, yang memberikan masukan serta arahan mendalam guna mempertajam kualitas penelitian tersebut.
Yogyakarta, 9 September 2025 – Perguruan tinggi di Indonesia menghadapi tantangan serius dalam persaingan global akibat kuatnya tradisi lisan dalam transfer pengetahuan, yang berbenturan dengan tuntutan publikasi ilmiah sebagai standar kualitas akademik internasional. Akibatnya, banyak kontribusi intelektual dosen yang mumpuni tidak terdokumentasi dan tidak terukur di panggung dunia.
Isu krusial ini menjadi sorotan utama dalam perkuliahan Teori Manajemen dan Kepemimpinan yang disampaikan oleh Prof. Dr. Wahyudi Kumorotomo, M.P.P., pada Selasa (9/9/2025). Menurutnya, tanpa reformasi sistemik, perguruan tinggi Indonesia berisiko terus tertinggal karena kontribusi akademiknya tidak terlihat di mata dunia internasional. “Kita memiliki banyak dosen dengan pengetahuan mendalam, namun budaya lisan membuat kekayaan intelektual itu seringkali berhenti di ruang kelas,” ujar Prof. Wahyudi. “Padahal, indikator utama pemeringkatan universitas dunia seperti QS dan THE sangat bergantung pada publikasi dan sitasi.”
Yogyakarta, 24 September 2025 – Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menegaskan perannya sebagai pencetak intelektual bangsa melalui Kuliah Umum “Pionir”. Dalam kegiatan yang diselenggarakan pada Rabu, 24 September 2025 ini, mahasiswa pascasarjana diingatkan bahwa tantangan pendidikan tinggi modern tidak hanya sebatas pencapaian akademik, tetapi juga pembangunan integritas dan tanggung jawab moral.
Mengusung tema “Integritas Akademik dan Tanggung Jawab Moral: Kontribusi Mahasiswa Pascasarjana untuk Indonesia”, kuliah umum ini menyoroti posisi strategis mahasiswa pascasarjana sebagai agen perubahan. Di tengah dinamika global, mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai bidang keilmuannya, tetapi juga memiliki kewajiban moral untuk berkontribusi aktif dalam penyelesaian masalah bangsa.
Yogyakarta, pada Senin (15/9/2025) – Guru Besar Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno, M. Agr., menyoroti tantangan besar Indonesia dalam menghadapi era ketidakpastian dan memanfaatkan bonus demografi. Dalam kuliah umum bertajuk “Transformasi Menuju Indonesia dengan Sumber Daya Manusia yang Unggul” , ia menegaskan bahwa transformasi fundamental pendidikan tinggi menjadi kunci untuk melahirkan generasi yang tidak hanya terdidik, tetapi juga tercerahkan.
Kegiatan yang mencerahkan ini diikuti secara antusias oleh para mahasiswa dari Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi, Sekolah Pascasarjana UGM. Di antara yang hadir adalah Chynara Wilma Fakhirah Nasution, Naufal Aufa Oktriana, Putri Ihda Inayah, M. Syahan Irsyad, Pandhuri Jayadi, Ellisa Fitriana, Baiq Annisa Tira Lestari, Dina Julzia, Dinda Cintya Desyana, Lidaena Umami, Muhammad Affan Yazidur Rahman, Jasmine Syaharani, Asri Fahmi Malim Wijaya Nasution, Habibah Fatimatuzzahra, S.Pd., Siti Rahmawati, Vikra Shafwa Humaira Sinambela, dan Endah Putri Handayani.
Pada tanggal 9 Mei 2025, Kaprodi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (Dr.rer.nat. Ir. R. Wahyu Supartono) – Sekolah Pascasarjana UGM berkesempatan untuk mengunjungi Institut fuer Lebensmitteltechnologie – Universitaet Hohenheim – Stuttgart, tempat beliau menempuh pendidikan S3 dengan kebidangan Lebensmittelanalitik (Food Quality Analysis) serta bertemu dengan promotornya Prof. Dr. Heinz-Dieter Isengard yang telah memasuki masa pension 15 tahun yll.
Pertemuan ini bukan hanya nostalgia pertemuan promotor dan mahasiswa S3nya saja, akan tetapi juga diskusi pengembangan keilmuan dan jejaring internasional yang berkaitan dengan pengembangan Food Technology di masa mendatang. Perkembangan keilmuan juga menjadi topik pembicaraan yang hangat dengan masuknya Artificial Intelligence ke dalam semua kegiatan proses belajar mengajar dan penelitian di semua bidang termasuk teknologi pangan.