Yogyakarta, 29 Mei 2026 – Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (MMPT) Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Auliya Putri Lestari, memaparkan hasil riset tesisnya yang menyoroti dinamika dan tantangan kinerja tenaga pendidik di awal masa karier. Penelitian tersebut mengangkat judul “Peran Dukungan Organisasi, Self-Efficacy Akademik, dan Gaya Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Dosen CPNS dengan Work Engagement sebagai Mediator di UIN Sunan Ampel Surabaya”.
Pemaparan ini menyoroti fase krusial bagi para dosen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang baru saja memasuki dunia akademik. Realita di lapangan menunjukkan bahwa pada fase adaptasi ini, para dosen muda dituntut untuk dapat segera menyesuaikan diri dengan budaya organisasi dan sistem birokrasi kampus, sekaligus harus memenuhi beban kerja Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Untuk membedah kompleksitas tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan melibatkan 47 dosen CPNS formasi 2024 di lingkungan UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai responden (sensus).
Hasil analisis mengungkapkan temuan yang sangat menarik dan berharga bagi manajemen pendidikan tinggi. Self-efficacy (keyakinan diri) akademik dan gaya kepemimpinan transformasional terbukti menjadi motor penggerak utama yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja dosen. Pemimpin yang memberikan teladan, arahan jelas, dan ruang diskusi terbukti sangat memotivasi para dosen muda.
Di sisi lain, variabel dukungan organisasi justru menunjukkan dinamika yang kompleks. Penelitian ini menemukan bahwa dukungan institusi yang pelaksanaannya terlalu birokratis atau tidak tepat sasaran justru sering kali dipersepsikan sebagai beban administratif tambahan oleh dosen baru, sehingga dapat berdampak negatif pada kinerja mereka. Lebih lanjut, riset ini juga membuktikan bahwa work engagement (keterikatan kerja) berhasil menjadi mediator yang efektif dalam menghubungkan self-efficacy dengan pencapaian performa akademik yang optimal.
Penelitian ini sangat selaras dengan komitmen Universitas Gadjah Mada dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Bermutu / Quality Education) dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi / Decent Work and Economic Growth). Pemahaman mendalam terkait manajemen sumber daya manusia di lingkungan pendidikan tinggi merupakan investasi strategis untuk memastikan lahirnya tenaga pendidik yang tangguh, produktif, dan inovatif.
Riset strategis ini disusun dan dikembangkan di bawah arahan dosen pembimbing Dr. Ratminto, M.Pol.Admin. dan Dr. Sumaryono, M.Si., Psikolog.
Tags : #ManajemenPendidikanTinggi #MMPTUGM #SeminarTesis #KinerjaDosen #DosenCPNS #KepemimpinanTransformasional #SelfEfficacy #WorkEngagement #ManajemenSDM #PendidikanTinggi #SekolahPascasarjana #UGM #SDGs #SDG4 #SDG8 #DosenProfesional
Penulis : Berlian Belasuni