Yogyakarta, 8 Juni 2026 – Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (MMPT) Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), Muhammad Abas Al Hafidh, mengajukan penelitian tesis yang menyoroti dinamika strategi pemasaran digital di sektor pendidikan tinggi. Penelitian tersebut mengangkat judul “Pandangan Mahasiswa Terhadap Konten Pemasaran Digital Melalui Media Sosial Dalam Meningkatkan Daya Tarik Pemilihan Program Studi: Studi Kasus Pada Magister Politik dan Pemerintahan UGM”. Riset ini disusun dan dikembangkan di bawah arahan dosen pembimbing Dr. Irwan Endrayanto Aluicius, S.Si., M.Sc. dan I Wayan Nuka Lantara, M.Si., Ph.D..
Pemaparan dalam usulan penelitian ini menyoroti perkembangan teknologi digital yang telah mengubah cara komunikasi pemasaran dalam institusi pendidikan. Saat ini, persaingan antar perguruan tinggi semakin ketat, sehingga menuntut universitas untuk lebih menonjol dalam memasarkan layanannya secara digital kepada calon mahasiswa. Mengingat terdapat 143 juta pengguna aktif media sosial di Indonesia pada Februari 2025, saluran ini menjadi sangat strategis untuk menjangkau generasi muda. Fenomena khusus yang menjadi sorotan utama dalam riset ini adalah penerapan strategi shared account pada akun Instagram resmi Departemen Politik dan Pemerintahan (@dppugm), di mana konten promosi untuk program magister berdampingan langsung dengan program sarjana dan doktor, yang dinilai berpotensi mengaburkan identitas program studi di mata audiens.
Penelitian ini berfokus pada dua tujuan utama, yaitu mengkaji pandangan mahasiswa terhadap konten iklan media sosial program studi Magister Politik dan Pemerintahan (MPP) UGM berdasarkan pendekatan Elaboration Likelihood Model (ELM), serta menganalisis bagaimana citra merek (brand image) yang terbentuk dari pandangan tersebut berkontribusi pada peningkatan daya tarik pemilihan program studi. Untuk membedah fenomena ini secara mendalam, penelitian dirancang menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus.
Pengumpulan data dalam riset ini akan dilakukan melalui beberapa tahapan sistematis. Tahap penyaringan awal dilakukan menggunakan instrumen kuesioner dengan Skala Guttman dan Skala Likert. Selanjutnya, peneliti melakukan wawancara semi-terstruktur terhadap 10 informan mahasiswa aktif MPP UGM yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan strategi maximum variation hingga mencapai tingkat saturasi data. Observasi daring terhadap konten dan interaksi media sosial program studi, serta pengumpulan dokumentasi internal terkait animo pendaftaran juga dilakukan untuk menjamin keabsahan data.
Riset ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dan manfaat yang komprehensif secara teoretis maupun praktis. Secara teoretis, temuan ini akan memperkaya literatur dalam bidang manajemen pemasaran pendidikan tinggi dengan mengembangkan penerapan konsep Elaboration Likelihood Model (ELM) dan pembentukan citra merek. Sementara itu bagi pihak internal kampus, riset ini diharapkan dapat menjadi panduan strategis bagi tim manajemen pemasaran perguruan tinggi untuk merancang dan mengevaluasi efektivitas iklan media sosial berdasarkan sudut pandang kognitif dan visual mahasiswa.
Tags: #PemasaranDigital #MediaSosial #ELM #BrandImage #MMPTUGM #SekolahPascasarjana #UGM #StrategiPromosi #PolitikDanPemerintahan
Penulis: Berlian Belasuni