Yogyakarta, 9 Maret 2026 – Arus globalisasi di sektor pendidikan tinggi kerap kali membawa kekhawatiran tersendiri, khususnya terkait potensi lunturnya nilai-nilai lokal, budaya, dan spiritual pada institusi pendidikan. Namun, dengan strategi dan pijakan yang tepat, tantangan tersebut justru dapat diubah menjadi peluang emas untuk menyebarkan nilai-nilai kearifan lokal ke panggung dunia. Kesadaran inilah yang mengemuka dengan kuat dalam ujian tesis mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (MMPT) Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), Raka Fadel Devarsa Pahlawan, pada Jumat (6/3) lalu.
Arsip: