
Yogyakarta, 17 Februari 2025. Hingga saat ini, fenomena yang paling menonjol dalam Institusi Pendidikan Tinggi di seluruh dunia masih berkaitan dengan internasionalisasi. Hal ini melibatkan berbagai kategori seperti studi di luar negeri, jumlah dan demografi mahasiswa dan dosen internasional, pemeringkatan universitas, penyelenggaraan program double/joint degree, kerja sama internasional, joint research and publication, program pertukaran mahasiswa, dosen atau tendik, akreditasi internasional dan masih banyak lain-lain.
Dari beberapa usaha yang telah dilakukan, Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (MMPT) melakukan program internasionalisasi melalui skema joint supervision antara UGM dan National Chengchi University (NCCU) Taiwan.
Mahasiswa yang terpilih dalam skema ini adalah Tri Uly Manalu dengan judul “Peran Self Regulated Learning Mahasiwa dan Dukungan Institusi dalam Pembelajaran Sistem Hybrid di Universitas Negeri di Yogyakarta” (lulus) dan Candrika Nirajani Averdawati dengan judul “Analisis Determinan dalam Penentuan Perguruan Tinggi oleh Mahasiswa: Studi Kasus di Universitas Islam Indonesia” (sedang berjalan).
Dosen pembimbing dari kedua mahasiswa tersebut terdiri dari 2 dosen dari MMPT UGM (Dr. rer. nat. Ir. Wahyu Supartono dan Dr. phil Vissia Ita Yulianto, SP.d., M.Hum) dan Assoc Prof. Gregory Ching dari Graduate Institute of Educational Leadership and Development, National Chenchi University, Taiwan). Skema joint supervision ini telah meluluskan 1 mahasiswa dengan predikat Cumlaude. MMPT berterimakasih kepada Direktorat Kemitraan dan Relasi Global (DKRG) yang memfasilitasi skema ini.
Tema SDGs: 4. Pendidikan berkualitas
Penulis: Vissia Ita Yulianto, Berlian Belasuni
Foto : Dok. Prodi MMPT SPs UGM