YOGYAKARTA, 9 April 2026 – Pertemuan terakhir mata kuliah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pendidikan bersama Prof. Dr. Drs. Azhari, MT berlangsung penuh semangat dan wawasan bagi mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (MMPT) UGM. Sesi penutup ini menjadi momen yang tak terlupakan di mana ruang kelas bertransformasi menjadi forum diskusi yang sangat dinamis. Agenda utama dalam pertemuan ini diwarnai dengan pembahasan mendalam seputar pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam ekosistem pendidikan tinggi. Selain itu, sesi debat sengit antarmahasiswa turut memperkaya pemahaman kritis mengenai tantangan digitalisasi di masa depan. Seluruh rangkaian acara ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan kesiapan mental dan intelektual dalam menghadapi perubahan zaman.
MMPT
Dalam kegiatan ini Prodi MMPT SPs UGM mengundang Bapak Dr. Ir. Agustinus Hernino, M.Pd. Beliau memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun sebagai Civil Engineering, Konsultan di bidang konstruksi sipil, maupun beberapa Lembaga Internasional dalam negeri dan luar negeri. Pada Tahun 2016-2018 beliau dipercaya sebagai Staf Ahli Kemendikbud Ristek.


Fakultas SPs memiliki Visi yaitu Menjadi Sekolah bertaraf Internasional yang unggul dan terkemuka, berorientasi pada kepentingan Bangsa berdasarkan Pancasila. Dr. Ir. Agustinus Hernino, M.Pd. mengatakan Perguruan Tinggi tidak hanya memberikan knowledge saja, tetapi juga harus memberikan hard skill dan softskill. Indonesia adalah negara kepulauan yang berbatasan dengan berbagai negara. Jumlah penduduk di Indonesia saat ini lebih dari 207 juta. Sedangkan jumlah Perguruan Tinggi per Tahun 2021 >4.600 (secara data) yang terdiri dari 32% Perguruan Tinggi Negeri dan 61% Perguruan Tinggi Swasta. Beliau menambahkan bahwa Indonesia memiliki magnet yang luar biasa yang bisa kita maknai dalam ranah pendidikan, (1) UU Nasional Pendidikan No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, (2) Kurikulum, (3) Bahasa, (4) Budaya, (5) Komite Sekolah.
Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi – Sekolah Pascasarjana – Universitas Gadjah Mada sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada hari Sabtu, tanggal 28 Mei 2022. PKM ini dilakukan dari hasil kerjasama dengan IST-AKPRIND, Politeknik LPP dan Universitas Kristen Duta Wacana yang bertempat di Auditorium IST-AKPRIND. Kegiatan ini mengangkat tema Memperkuat Sinergi Komunitas, Kampus, Kampung, Kota, Korporasi di Kelurahan Klitren – Kecamatan Gondokusuman. PKM ini di hadiri oleh masyarakat wilayah Kelurahan Klitren – Kecamatan Gondokusuman dengan menghadirkan beberapa Narasumber yaitu Dr.-Ing., Paulus Bawole (Dosen Arsitektur Pemukiman dan Perancangan Kota – UKDW), Ir. Purnawan, S.T., M.Eng., IPM., C.WS (Ketua Prodi Teknik Lingkungan IST-AKPRIND), Guritno, A.P. (Mantri Pamong Praja Kecamatan Gondokusuman), Akhmad Zainuri, S.Sos (Lurah Kelurahan Klitren), Rina Ekawati, S.P., M.Si., (Dosen Politeknik LPP Yogyakarta).

Dalam upaya untuk mempersiapkan SDM yang berkualitas unggul seiring dengan perkembangan jaman dan perkembangan teknologi program studi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (MMPT) Unversitas Gadjah Mada (UGM) memerlukan suatu kegiatan study visit untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan terkait dengan strategi manajemen pendidikan tinggi dalam upaya penguatan kelembagaan melalui pencapaian akreditasi dan pengembangan pendanaan kreatif.
Pada tahun 2019, sasaran studi visit MMPT UGM yaitu Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti), Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT).
Study visit sudah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan oleh program studi MMPT. Pada tanggal 4 – 7 Februari 2020, Prodi MMPT kembali melakukan study visit ke Singapore. Kegiatan ini dalam rangka brenchmarking terkait penjaminan mutu (quality assurance), pengelolaan fasilitas, metode pembelajaran, dan pengelolaan manajemen pendidikan. Kegiatan study visit diikuti oleh mahasiswa angkatan 2018 beserta dosen pendamping dan staff administrasi akademik MMPT UGM.
Singapore menjadi tujuan kegiatan ini, karena negara tersebut sangat maju, baik dari ekonomi hingga pendidikannya. Perguruan tinggi di Singapore juga menduduki perigkat atas dibanding perguruan tinggi di wilayah ASEAN lainnya.
Seminar Nasional Manajemen Pendidikan Tinggi
“Transformasi Pendidikan Tinggi Indonesia”
Pendidikan tinggi di Indonesia merupakan salah satu soko guru pengembangan sumber daya manusia di Indonesia saat ini dan di masa mendatang. Dalam pidato kenegaraannya saat pelantikan sebagai Presiden periode 2019 – 2024, Bapak Presiden Joko Widodo menggaris bawahi bahwa “Inovasi bukan hanya pengetahuan, Inovasi adalah budaya. Mendobrak rutinitas adalah satu hal. Meningkatkan produktivitas adalah hal lain yang menjadi prioritas. Jangan lagi kita berorientasi proses, tapi harus berorientasi pada hasil-hasil yang nyata.” Pidato ini tentunya semakin memberikan gambaran bagaimana proses pengembangan sumber daya manusia di Indonesia harus menunjukkan hasil lebih baik dari hasil saat ini.
Tujuh mahasiswa UGM yang tergabung dalam Tim Ba.TIC berhasil mendapat tiga penghargaan dalam ajang World Creativity Invention Olympic WICO (2018). Diselenggarakan di SETEC soul Exibition Trade Center pada 02-04 Agustus 2018, WICO merupakan ajang inovasi dan invensi yang menampung kreativitas mahasiswa melalui pengembangan produk inovasi yang diciptakan.
“Dalam ajang ini kami mendapat tiga penghargaan, yaitu silver medal best presentation, special award dan best leading innovation award,” tutur Ghilman Nafadza Hakim, mahasiswa Fakultas Filsafat UGM, Kamis (9/8).
Proses penjaminan mutu bukan hanya aktivitas untuk memastikan bahwa yang dijanjikan dapat terpenuhi saja, melainkan juga meliputi usaha peningkatan mutu berkelanjutan melalui perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi internal, evaluasi diri, audit, dan studi banding.
Tujuan peningkatan mutu adalah untuk pencapaian standar mutu yang telah ditetapkan bagi unit kerja yang belum memenuhi standar tersebut, sedangkan bagi unit kerja yang telah memenuhi standar mutu, peningkatan mutu bertujuan untuk peningkatan standar baru dan yang tidak kalah pentingnya adalah dalam rangka kepuasan stakeholders.
Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (MMPT) Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan: Dean-Course Leadership Program Using Blended Learning Approach for 25 Higher Education Institutions under USAID Program 2014
April – Juni 2014
PENGANTAR
Bagaimana hubungan antara Dekan dengan para Dosen? Apakah Dekan atasan (boss) para dosen: Ataukah dekan sebagai “pelayan bagi dosen”?
Sebagaimana kita ketahui Dekan adalah pemimpin struktural yang harus diikuti oleh dosen seperti yang sudah diatur dalam tata kelola kelembagaan (governance) universitas. Dekan mempunyai otoritas tertentu dan harus mempunyai kompetensi manajerial dan juga reputasi keilmuan.