Yogyakarta, 8 Oktober 2026– Ketua Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (MMPT) Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM), Prof. Ir. Paulus Insap Santosa, M.Sc., Ph.D., IPU., hadir sebagai narasumber utama dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) 2026.
Prof. Insap dipercaya mengampu sesi Klinik 1: Klinik Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI): Optimalisasi Mutu Berkelanjutan yang berlangsung pada Kamis, 8 Oktober 2026, di Ruang Arjuna 1 & 2, Sahid Raya Yogyakarta Hotel & Convention.
Sesi klinik penjaminan mutu ini diselenggarakan sebagai ruang konsultasi eksklusif bagi para pimpinan dan pengelola perguruan tinggi informatika dan komputer dari seluruh Indonesia. Dalam pemaparannya, Prof. Insap menekankan pentingnya penguatan siklus PPEPP (Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) yang efektif, adaptif, serta responsif terhadap dinamika transformasi digital.
“Implementasi SPMI bukan sekadar pemenuhan aspek administratif, melainkan fondasi utama dalam membangun budaya mutu yang kredibel, akuntabel, dan berkelanjutan menuju standar akreditasi nasional maupun internasional,” tegas Prof. Insap.
Selain pemaparan materi, agenda Klinik SPMI ini juga diisi dengan bedah dokumen mutu, konsultasi interaktif terkait kendala penjaminan mutu di kampus, serta berbagi praktik baik (sharing best practices) pengelolaan institusi pendidikan tinggi.
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari helatan Munas APTIKOM 2026, International Conference on Informatics and Computing (ICIC) 2026, dan Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SEMNASTIK) 2026 yang mengusung tema “Transforming Higher Education in Informatics in the Era of Artificial Intelligence”. Universitas Atma Jaya Yogyakarta bertindak sebagai tuan rumah (host) untuk helatan nasional yang berlangsung pada 8–10 Oktober 2026 tersebut.
Keterlibatan aktif pengelola MMPT SPs UGM dalam agenda nasional ini menjadi wujud nyata komitmen prodi dalam mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan tata kelola perguruan tinggi yang bermutu tinggi, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Penulis: Berlian Belasuni