• UGM
  • IT Center
Universitas Gadjah Mada Program Studi
Magister Manajemen Pendidikan Tinggi
Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • Tentang Kami
    • Latar Belakang
    • Visi, Misi, dan Tujuan
    • Keunggulan
    • Struktur Manajemen
    • Pengelola Program
    • Fasilitas
    • Kehidupan Kampus
    • Galeri
  • Akademik
    • Pengumuman
    • Dokumen Akademik
    • Kurikulum dan Biaya
    • Mata Kuliah
    • Prosedur Admisi
    • Pengajar
  • News
  • Admisi
    • Info Pendaftaran
    • Persyaratan Pendaftaran
    • Prosedur Pendaftaran
    • Registarsi Sekarang
  • Publikasi
  • Akreditasi
    • Appendix ACQUIN
    • Akreditasi Nasional
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Mahasiswa MMPT UGM Kaji Peran Kepemimpinan Strategis Lintas Disiplin Dekanat Non-Medis di Fakultas Kedokteran UMRAH

Mahasiswa MMPT UGM Kaji Peran Kepemimpinan Strategis Lintas Disiplin Dekanat Non-Medis di Fakultas Kedokteran UMRAH

  • Berita, Opini
  • 2 June 2026, 07.37
  • Oleh: berlian.belasuni
  • 0

Yogyakarta, 29 Mei 2026 – Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (MMPT) Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), Fitra Annisa Hikma, memaparkan hasil riset tesisnya yang menyoroti dinamika dan tantangan tata kelola serta kepemimpinan di awal masa karier institusi pendidikan tinggi. Penelitian strategis tersebut mengangkat judul “Relevansi Kepemimpinan Strategis Lintas Disiplin Oleh Dekanat Non-Medis Di Fakultas Kedokteran Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH)”.

Pemaparan ini menyoroti fase krusial bagi pengembangan Fakultas Kedokteran baru di wilayah perbatasan, di mana Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) di Provinsi Kepulauan Riau mendapatkan mandat khusus dari pemerintah pusat melalui Kemendikbudristek untuk mendirikan fakultas kedokteran baru demi memperluas akses kesehatan masyarakat. Realita di lapangan menunjukkan bahwa pada fase penataan awal ini, institusi dihadapkan pada keterbatasan sumber daya manusia (SDM) medis, keterbatasan infrastruktur, serta distribusi kerja administratif dan teknis yang masih dalam tahap transisi. Sebagai solusi pragmatis, ditunjuklah struktur kepemimpinan dekanat dengan latar belakang non-medis, yang memunculkan fenomena kepemimpinan strategis lintas disiplin.

Untuk membedah kompleksitas tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan metode pengumpulan data yang komprehensif melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, serta dokumentasi kelembagaan. Analisis mendalam dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak penting (informan) di lingkungan kampus, mulai dari jajaran pimpinan universitas (Rektor), unsur dekanat, koordinator program studi, kepala laboratorium, hingga dosen pengajar dan tenaga kependidikan.

Hasil analisis mengungkapkan temuan yang sangat menarik dan berharga bagi manajemen pendidikan tinggi, di mana pemaknaan terhadap kepemimpinan lintas disiplin ini terbagi ke dalam dua perspektif utama:

  • Perspektif Manajerial (Pimpinan Universitas & Jajaran Dekanat): Kepemimpinan lintas disiplin dimaknai sebagai fungsi pengelolaan strategis yang sah secara regulasi. Penunjukan ini dinilai wajar dan diperlukan sebagai “jalan tengah” di tengah keterbatasan tenaga medis yang memenuhi kualifikasi kepemimpinan struktural pada fase awal pembentukan fakultas. Fokus utama dekanat adalah mengatur organisasi dan memastikan fungsi tata kelola berjalan sistematis dan berkelanjutan.

  • Perspektif Profesi Medis (Koor Prodi & Para Dosen Medis): Menekankan pentingnya legitimasi keilmuan dan otoritas profesional medis yang memahami kompleksitas dunia kedokteran (seperti sistem blok, metode OSCE, dan regulasi ketat dari Konsil Kedokteran Indonesia). Kalangan medis menaruh harapan besar akan adanya kolaborasi yang lebih partisipatif, integrasi sistem kerja yang kuat, serta kecepatan respons pimpinan terhadap kebutuhan mendesak di lapangan.

Di sisi lain, riset ini mengidentifikasi empat strategi utama yang dijalankan dekanat dalam mengelola dinamika lintas disiplin tersebut, yaitu penerapan Gaya Kepemimpinan Demokratis-Partisipatif melalui forum diskusi; Strategi Pemisahan Tugas Peran (Strategy Role Separation) yang membagi ranah manajerial dekanat dengan ranah teknis-medis program studi; Strategi Pemenuhan SDM dan Jejaring Eksternal (Networking Strategy) melalui skema beasiswa daerah, dosen pendamping, dan rumah sakit jejaring; serta pengelolaan Komunikasi dan Koordinasi Hibrida yang memadukan jalur formal dan informal.

Implementasi strategi tersebut melahirkan model tata kelola hibrida transisional yang bersifat emergent (berkembang bertahap sesuai kebutuhan lapangan) serta menggerakkan fungsi distributed leadership dan enabling leadership secara kolektif. Penelitian ini sangat selaras dengan komitmen Universitas Gadjah Mada dalam memperluas pemahaman ilmiah tentang manajemen sumber daya manusia dan kepemimpinan akademik adaptif di lingkungan pendidikan tinggi Indonesia.

Riset strategis ini disusun dan dikembangkan di bawah arahan dosen pembimbing Prof. Dr. Ir. Sahid Susanto, M.S dan Prof. Dr. Ir. Zuprizal, DEA., IPU., ASEAN Eng.

Tags: #ManajemenPendidikanTinggi #MMPTUGM #SeminarTesis #KepemimpinanStrategis #LintasDisiplin #DekanatNonMedis #FakultasKedokteran #UMRAH #TataKelolaKampus #PendidikanTinggi #SekolahPascasarjana #UGM #DistributedLeadership #EnablingLeadership #DosenProfesional

Penulis: Berlian Belasuni

Tags: #ManajemenPendidikanTinggi #PendidikanBerkualitas #SDGs4 DekanatNonMedis KepemimpinanStrategis MMPTUGM SekolahPascasarjana UMRAH

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada
Sekolah Pascasarjana
Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (MMPT)

Jl. Teknika Utara, Pogung Yogyakarta
Telp. (0274) 544975, 555881, 564239, 901215
Fax. (0274) 564239, 547861
Instagram: @mmpt_sps_ugm
YouTube: MMPT UGM

Links

  • IGSSCI
  • Alumni
  • RSS Feed

Jurnal Online

  • Kawistara
  • Teknosains
  • Publikasi

LAST VISITOR

Flag Counter

© 2020 MMPT Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY