• UGM
  • IT Center
Universitas Gadjah Mada Program Studi
Magister Manajemen Pendidikan Tinggi
Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • Tentang Kami
    • Latar Belakang
    • Visi, Misi, dan Tujuan
    • Keunggulan
    • Struktur Manajemen
    • Pengelola Program
    • Fasilitas
    • Kehidupan Kampus
    • Galeri
  • Akademik
    • Pengumuman
    • Dokumen Akademik
    • Kurikulum dan Biaya
    • Mata Kuliah
    • Prosedur Admisi
    • Pengajar
  • News
  • Admisi
    • Info Pendaftaran
    • Persyaratan Pendaftaran
    • Prosedur Pendaftaran
    • Registarsi Sekarang
  • Publikasi
  • Akreditasi
    • Appendix ACQUIN
    • Akreditasi Nasional
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Mahasiswa MMPT UGM Kaji Evolusi Kurikulum MBKM Menuju “Kampus Berdampak” pada Program Sarjana

Mahasiswa MMPT UGM Kaji Evolusi Kurikulum MBKM Menuju “Kampus Berdampak” pada Program Sarjana

  • Berita, Opini
  • 2 June 2026, 13.29
  • Oleh: berlian.belasuni
  • 0

Yogyakarta, 2 Juni 2026 – Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (MMPT) Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), Baiq Annisa Tira Lestari, mengajukan usulan penelitian tesis yang menyoroti pergeseran paradigma pendidikan tinggi di Indonesia pada era Revolusi Industri 4.0. Penelitian strategis tersebut mengangkat judul “Analisis Transisi Kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ke Kampus Berdampak Program Sarjana: Studi Kasus Universitas Gadjah Mada”. Riset ini disusun dan dikembangkan di bawah arahan dosen pembimbing Prof. Dr. Ir. Zuprizal, DEA. dan Ardhya Nareswari, S.T., M.T., Ph.D..

Pemaparan dalam usulan penelitian ini menyoroti dinamika evolusi kebijakan pendidikan tinggi secara nasional. Implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sejak tahun 2020 dinilai telah berhasil memberikan fleksibilitas lintas disiplin ilmu bagi para mahasiswa. Kini, Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) mendorong transformasi lanjutan menuju konsep Kampus Berdampak yang menuntut perguruan tinggi untuk mengoptimalkan peran Tridharma guna menghasilkan solusi dan dampak nyata bagi penyelesaian masalah sosial serta ekonomi di masyarakat. Transisi dari MBKM ke Kampus Berdampak ini bukan sekadar perubahan nomenklatur semata, melainkan sebuah perubahan substantif yang berimplikasi secara langsung pada berbagai aspek krusial, mulai dari desain kurikulum, sistem evaluasi pembelajaran, tata kelola kemitraan, hingga penyesuaian peran dosen.

Penelitian ini berfokus pada dua tujuan utama, yaitu menganalisis proses transisi kebijakan kurikulum MBKM menuju Kampus Berdampak yang diimplementasikan pada program sarjana UGM, serta mengidentifikasi peluang dan hambatan yang muncul dari perspektif dosen dalam menghadapi adaptasi paradigma baru tersebut. Untuk membedah kompleksitas dinamika ini, penelitian dirancang menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. UGM dipilih sebagai lokasi penelitian karena rekam jejak keberhasilannya yang impresif, di mana pada tahun 2023 institusi ini sukses melibatkan 9.073 mahasiswa dalam program MBKM dan menjalin kerja sama dengan 742 mitra strategis dari berbagai sektor.

Pengumpulan data dalam riset ini akan dilakukan melalui metode wawancara semi-terstruktur dan analisis dokumen terhadap 15 informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Para informan tersebut mencakup pemangku kebijakan di tingkat universitas dari Direktorat Kajian dan Inovasi Akademik (DKIA), pimpinan fakultas yakni Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), serta Kepala Departemen, Ketua Program Studi, dan dosen pelaksana di lingkungan kedua fakultas tersebut.

Riset ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dan manfaat yang komprehensif bagi berbagai pemangku kepentingan. Bagi internal UGM, hasil penelitian ini akan memberikan gambaran terkait kesiapan program sarjana dalam mengadopsi Kampus Berdampak, memetakan kapabilitas dosen, serta memberikan masukan strategis untuk perbaikan sistem administrasi dan standar penilaian. Sementara itu, bagi institusi eksternal dan pemerintah, riset ini diharapkan dapat menjadi rujukan komparatif bagi perguruan tinggi lain di Indonesia, serta menjadi bahan evaluasi dan refleksi bagi Kemendikti Saintek dalam merumuskan arah kebijakan pendidikan tinggi yang berorientasi pada keberlanjutan dan dampak nyata.

Tags: #KampusBerdampak #MBKM #MMPTUGM #TransisiKurikulum #KebijakanPendidikanTinggi #KemitraanUniversitas #FapertaUGM #FEBUGM #SekolahPascasarjana #UGM #RevolusiIndustri40

Penulis: Berlian Belasuni

Tags: #PendidikanBerkualitas #SDGs4 KampusBerdampak KemitraanUniversitas MMPTUGM RevolusiIndustri40 SekolahPascasarjana

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada
Sekolah Pascasarjana
Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (MMPT)

Jl. Teknika Utara, Pogung Yogyakarta
Telp. (0274) 544975, 555881, 564239, 901215
Fax. (0274) 564239, 547861
Instagram: @mmpt_sps_ugm
YouTube: MMPT UGM

Links

  • IGSSCI
  • Alumni
  • RSS Feed

Jurnal Online

  • Kawistara
  • Teknosains
  • Publikasi

LAST VISITOR

Flag Counter

© 2020 MMPT Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY